Kamis, 10 Januari 2013

Empat Makanan Diet Yang Terabaikan


Diet jadi pilihan ampuh saat seseorang ingin menurunkan berat badan. Prinsip ini pun terbilang susah-susah gampang, semuanya tergantung dengan niat.

Pola makan yang baik dan teratur menjadi kunci sukses kelancaran diet. Namun, memilih bahan jenis makanan juga tidak boleh dilewatkan. Pilihan yang tidak tepat hanya akan mendatangkan masalah kesehatan.

Selama ini banyak orang beranggapan diet sama dengan memotong porsi makanan. Tapi ini adalah sebuah kesalahan yang berujung pada masalah kesehatan. Pasalnya, saat berdiet tubuh juga membutuhkan asupan nutrisi dan energi yang cukup untuk beraktivitas.

Berikut ini adalah empat jenis makanan yang baik dikonsumsi saat diet, seperti dilansir Shape.

Rumput laut

Nori adalah satu jenis rumput laut yang banyak dijumpai. Biasanya, nori digunakan dalam balutan sushi atau campuran dalam sup miso. Di balik cita rasa lezatnya, nori kaya manfaat. Memiliki kandungan yodium yang baik membuat nori ampuh dalam menjaga kesehatan tiroid. Di samping itu,yodium menjadi jawaban untuk memenuhi asupan natrium dalam mencegah penyakit gondok.

Coleslaw

Coleslaw atau asinan kubis ini sangat rendah karbohidrat, memiliki serat tinggi dan mengandung 3-carbonil indole & d-glutarate untuk melawan kanker. Suatu senyawa yang bekerja untuk menghilangkan jika Anda kelebihan estrogen, ini merupakan salah satu makanan kaya manfaat.

Proses fermentasi dalam pembuatan coleslaw membuat sajian ini mengandung bakteri probiotik yang menjaga sistem pencernaan. Bakteri baik ini berfungsi untuk mengatasi peradangan, memulihkan sistem pencernaan dan menurunkan berat badan.

Asparagus

Konon, mengkonsumsi aparagus akan membuat air seni menjadi beraroma. Namun, dibalik itu sayuran berbatang panjang ini memiliki vitamin K yang penting untuk pembekuan darah. Sedangkan, vitamin B di dalamnya berfungsi untuk kesehatan metabolisme.

Bit

Nama sayuran bit saat ini kian populer. Sebuah penelitian menjelaskan, bit adalah sayuran yang dapat meningkatkatkan kinerja kardio. Semua orang yang sadar akan kesehatan, mengkonsumsinya dalam berbagai bentuk, mulai dari jus, tumis, hingga masih dalam keadaan mentah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar