Jumat, 01 Februari 2013

Studi: Olahraga Sebelum Sarapan Bakar Lemak Lebih Banyak


Topik seputar olahraga kerap menimbulkan pro dan kontra. Termasuk salah satunya soal olahraga dengan perut kosong. Namun, berdasarkan penelitian terbaru, olahraga sebelum sarapan ternyata bisa membakar lemak 20 persen lebih banyak.

Seperti dilansir laman Daily Mail, tim peneliti dari University of Northumbria melakukan studi terhadap 12 orang. Mereka diminta berolahraga (treadmil) rutin setiap pukul 10.00.
Sebagian peserta diminta makan sebelum berolahraga. Sebagian lainnya dianjurkan tetap berolahraga dalam kondisi perut kosong (namun mendapatkan kalori yang cukup).

Usai berolahraga, mereka diberikan minuman penambah energi, seperti milkshake cokelat. Kemudian saat makan siang, mereka diberikan pasta. Makanan ini diberikan sebagai penambah energi dan lemak untuk kemudian dihitung sebagai pergantian energi dan lemak yang terbakar selama berolahraga.

Dalam penelitian yang dipimpin Dr Emma Stevenson tersebut, mereka yang berolahraga dalam keadaan berpuasa justru dapat membakar lemak 20 persen lebih besar dibandingkan mereka yang sarapan sebelum olahraga. Ini artinya, berolahraga dalam keadaan perut kosong namun mendapatkan kalori yang cukup pada malam harinya, dapat memberikan hasil efektif. Terutama dalam hal pembakaran lemak.

"Penelitian ini sangat penting dalam membantu menyediakan pedoman praktis terkait dengan asupan makanan untuk orang-orang yang berolahraga guna memaksimalkan pembakaran lemak," ujar Stevenson.

Meski demikian, Stevenson menggarisbawahi bahwa studi ini bersifat jangka pendek. Sementara itu penelitian dengan judul Breakfast and exercise contingently affect postprandial metabolism and energy balance in physically active male itu akan segera dipublikaasikan secara online di British Journal of Nutrition.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar